Cara budidaya Ikan Gabus di Kolam Terpal

Cara budidaya ikan gabus merupakan salah satu peluang bisnis yang memiliki prospek dan potensi keuntungan yang sangat besar. Hal tersebut tidaklah mengherankan karena ikan gabus sangat laris di masyarakat dikarenakan rasanya yang sangat enak, disamping kandungan gizinya yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Budidaya ikan gabus dilakukan di kolam. Dalam hal ini Anda bisa memanfaatkan lahan kosong Anda yang tidak terpakai. Untuk mengemat biaya, Anda bisa menggunakan kolam ikan gabus dari terpal. Bandingkan dengan usaha budidaya ikan dengan media terbatas

Cara budidaya Ikan Gabus di Kolam Terpal

Tahapan Cara Budidaya Ikan Gabus

Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan dalam cara budidaya ikan gabus di kolam terpal adalah sebagai berikut:

1.Pilih indukan jantan dan betina

Langkah pertama untuk budidaya ikan gabus di kolam terpal adalah dengan memilih indukan jantan dan betina. Cara memilihnya adalah dengan melihat tampilan ikan gabus secara fisik. Adapun ciri-ciri ikan gabus jantan adalah memiliki kepala berbentuk oval, warna tubuh gelap, jika di urut akan mengeluarkan cairan bening, serta lubang genital berwarna merah.

Baca juga cara ternak ikan betok

Sedangkan ciri fisik pada betinanya adalah warna tubuh lebih terang dengan kepala yang bulat dan perut membesar. Pastikan untuk memilih Induk yang baik, diantaranya adalah memilih ikan gabus jantan yang beratnya telah mencapai 1 KG.

2.Pemijahan

Langkah berikutnya adalah pemijahan. Yang perlu dipersiapkan adalah bak dari beton dengan ukuran panjang 7 m x 4 m x 2 m. Selanjutnya bak harus dikeringkan selama 3 hingga 4 hari. Setelah itu bak beton diisi dengan air hingga 50 cm. Cara budidaya ikan gabus di kolam terpal akan sedikit sulit saat pemijahan, karena akan lebih baik jika air dibiarkan terus dalam keadaan mengalir, sedangkan menggunakan terpal cukup sulit untuk mengalirkannya. Kemudian tutupi kolam tersebut dengan menggunakan enceng gondok. Selanjutnya masukkan pejantan 30 dan betina 30 dalam bak tersebut, lalu jika sudah bertelur, bawa dengan menggunakan skupnet yang halus dan telur pun siap menetas.

3.Penetasan

Langkah berikutnya adalah penetasan. Agar proses penetasan bisa di kontrol dengan mudah, maka sebaiknya proses dilakukan dengan menggunakan akuarium. Oleh karena itu, meskipun budidaya ikan gabus yang Anda lakukan adalah di kolam terpal, sebaiknya Anda tetap menyediakan akuarium untuk hasil terbaik.

4.Pemeliharaan larva

Untuk pemeliharaan larva ikan gabus dapat dimulai sejak 2 hari setelah menetas hingga ikan tersebut berusia 15 hari. Ikan gabus yang masih bayi ini juga harus diberi pakan. Pakan bisa Anda beli di toko ikan atau toko pakan ternak. Setelah proses di atas selesai, selanjutnya ikan siap untuk menempati kolam baru.

Mungkin anda juga tertarik dengan prospek bisnis budidaya ikan nila

Itulah cara budidaya ikan gabus di kolam terpal yang cukup mudah dipraktekkan.

Add Comment